TAHUN BARU, FLEXING BUKU

Flexing alias Pamer seringkali dianggap memiliki konotasi negatif karena cenderung mempertontonkan kemewahan-kekayaan yang dimiliki. Tapi, Uda Akmal Nasery Basral, seorang budayawan dan penulis, sebagaimana disampaikan dalam channel youtubenya¹, berpendapat ada flexing yang positif, yaitu flexing buku. Positifnya menurut beliau adalah dari sisi pengarang dan penerbit buku. Bagian dari advertensi buat mereka tentunya.

Buat saya, sebagai pembaca, masih ada segi positifnya juga. Diantara segi positifnya adalah untuk tahadduts bin ni’mah, mengumumkan kepada khalayak tentang nikmat yang diterima. Soalnya, bisa membaca sebuah buku adalah kenikmatan buat saya. 

Selain itu, flexing buku juga berguna untuk menarik teman-teman lain yang sudah membaca buku agar bisa saling berbagi manfaat yang diperoleh dari buku yang sudah dibaca, sekaligus menyemangati teman-teman yang belum membacanya. Ayo membaca!

Nah, momen Tahun Baru Hijriyah seperti saat ini ada baiknya flexing buku tentang hijrah. Ada dua buku yang akan dipamerkan kali ini. Keduanya tergolong buku terbitan lama. 

Yang pertama, buku berjudul “Nilai-nilai Harokah Dalam Hijrah” adalah buku yang kecil ukurannya (16 cm), terhitung sedikit halamannya (58 halaman), namun isinya padat serta mengandung manfaat yang banyak. 

Abduh Robbani, penulis buku ini, menyatakan dalam Bab Pendahuluan, bahwa sewaktu menyusun buku ini rujukan utamanya adalah buku “Manhaj Haraki” karya Syaikh Munir Muhammad al-Ghadban, jadi tidak heran bila banyak sub bab yang mengikuti alur pembagian dari buku “Manhaj Haraki” tersebut. Namun dalam menganalisa, buku ini memiliki alur tersendiri. 

Membaca buku ini akan memahamkan kita tentang strategisnya tiap adegan dalam episode hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke Madinah hingga terbentuknya negara Islam di Madinah dilihat dari sudut pandang pergerakan Islam, namun tetap disajikan secara lugas dan bernas. 



Buku kedua adalah salah satu karya monumental Dr. Ahzami Samiun Jazuli yang berjudul “Hijrah dalam Pandangan Al-Qur’an”. Buku ini jauh lebih besar dan tebal dibandingkan buku pertama. Dengan ukuran 26,5 cm dan tebal 364 halaman, jelas buku ini memuat lebih banyak detil dari buku pertama, meski tema utamanya sama: tentang hijrahnya Nabi Muhammad SAW ke kota Madinah.

Menurut fimadani dot net², buku ini aslinya merupakan Tesis Dr. Ahzami saat mengambil gelar magister dari Universitas Islam Imam Muhammad bin Saud di Riyadh, Kerajaan Arab Saudi. Karenanya tidak heran pembahasan dalam buku ini sangat ilmiah, ditopang dengan dalil-dalil yang kuat dan bahasannya mendalam.

Menurut saya, buku ini sangat penting untuk dijadikan rujukan bagi siapa pun dari kaum muslimin yang hendak mengambil manfaat dari peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW.

Ada yang mau ikutan baca-baca?


Tto


 ¹ https://www.youtube.com/watch?v=PKodLMgOpd8 

 ² https://www.fimadani.net/2020/04/dr-ahzami-samiun-jazuli-dakwah-adalah.html  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAK BAONG NGEMSI

SI AMAT BIANG KURAP

DARI RESAH KE RESAH